12

Bagaimana sih proses pembuatan toko furniture jepara motif ukir? Apakah menggunakan mesin ataupun diukir menggunakan tangan manual dari pengrajinnya? Jika kamu salah satu orang yang penasaran dengan proses pembuatan mebel ukir khas dari jepara, maka kamu tidak boleh melewatkan artikel kali ini.

Jika kamu ingin mengetahui proses pembuatannya, tentunya jawabannya akan sama dengan proses pembuatan furniture pada umumnya. Proses awal adalah berasal dari kayu utuh atau gelondongan, kemudian akan dipotong-potong sesuai dengan kebutuhan pembuatannya.

Semakin besar ukuran dari furniture yang akan dibuat maka potongan kayunya juga akan menyesuaikan ukurannya, lanjut proses pengeringan, pembuatan pola, perangkaian, pengecekan dan finishing.

Proses Pembuatan Furniture Jepara Motif Ukiran

Untuk lebih jelasnya silahkan simak step by step pembuatan furniture jepara motif ukiran berikut :

  1. Pemotongan

Seperti yang disebutkan diatas, proses awal dari pembuatan furniture jepara adalah pemotongan kayu utuh atau gelondong yang kemudian akan dipotong-potong untuk dibentuk menjadi lembaran papan. Ukuran lembaran papan ini akan disesuaikan dengan furniture apa yang akan dibuat.

  1. Pengeringan

Setelah kayu selesai dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan lanjut ke proses pengeringan untuk mengurangi kadar air di dalam kayu sehingga nantinya kayu akan memiliki tingkat ketahanan yang lebih lama. Proses pengeringan ini bisa dijemur di terik matahari atau menggunakan oven khusus.

  1. Pembuatan Pola

Setelah kayu kering, dilanjutkan dengan pembuatan pola atau ukiran sesuai dengan ukiran yang dipesan atau ingin dibuat pengrajin.

  1. Perangkaian

Ketika potongan-potongan kayu sudah dibentuk polanya, lanjut dengan menyusunnya menjadi sebuah furniture yang utuh. Apakah akan dibuat tempat tidur, kursi, meja, lemari atau furniture lainnya.

  1. Pengecekan

Setelah semua rangkaian telah terpasang, lanjut ke step pengecekan. Ditahan ini pengrajin akan melakukan pengecekan apakah perlu menambal atau memperbaiki bagian yang dirasa belum sempurna seperti retak atau berlubang.

  1. Finishing

Tahan terakhir pada proses pembuatan furniture jepara motif ukiran adalah finishing, di tahap ini pengrajin akan melakukan pewarnaan atau finishing lainnya agar furniture akan terlihat layak untuk digunakan dan memiliki tampilan yang menarik.

By admin